Berusaha untuk Belajar bagaimana kita harus belajar dengan penuh kesabaran, kerja keras, cerdas dan Ihklas

  • Prestasi tiada Henti

    Prestasi Tiada Henti

    Semangat untuk menjadi guru adalah ketika muridnya berprestasi, mari kita saling berlomba untuk membuat prestasi bagi negeri tercinta ini

    Read More
  • ICT dalam Pembelajaran

    ICT Dalam Pembalajaran

    Dengan teknologi hidup lebih serasi, hidup lebih mudah dan bergairah, dengan Teknologi kita lebih mandiri

    Read More
  • Pendidikan Butuh Proses

    Pendidikan Aset Masa Depan

    Berbicara pendidikan tidak ada habisnya tat kala kita mengerti dan mengetahui manusia adalah sebagai pendiddik dan murid ayo kita belajar dan belajar

    Read More
  • Pembelajaran IPA yang Bermakna

    IPA Ilmu paling Asik

    IPA adalah Ilmu Paling Asyik itulah yang kurasakan semakin aku mempelajarinya semakin aku tertarik padanya, dan aku sekarang jatuh cinta, Bagaimna dengan Anda?

    Read More
  • Pendidikan Karakter

    Pendidikan Berkarakter

    Untuk memperbaiki Negeri Ini kita butuh anak yang berprestasi, berkarakter dan berakhlak mulia

    Read More
Tampilkan postingan dengan label IPA kelas IX SMP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA kelas IX SMP. Tampilkan semua postingan

Mari Belajar Sistem Saraf Pada Manusia


A. SISTEM SARAF



Sel Saraf dan Bagiannya
Manusia di ciptakan oleh Allah sangat sempurna, begitu kita melihat bagaimna sstem -sistem yang bekerja pada sistem yang bekerja pada manusia, salah satunya adalh sistem saraf. mari kita belajar bersama agar kita lebih banyak mensyukuri apa yang diberikannya.


Sistem saraf merupakan sistem koordinasi/sistem kontrol yang bertugas menerima rangsangan ke semua bagian tubuh sekaligus memberikan tanggapan terhadap rangsangan tersebut (jaringan komunikasi dalam tubuh). Sel-selnya dibedakan menjadi dua, yaitu sel-sel saraf (neuron) dan neuroglia (memberi nutrisi dan bahan untuk hidupnya neuron)

1. Sel Saraf (neuron)

Merupakan unit struktural dan fungsional dari sistem saraf. Tersusun atas badan sel saraf, dendrit, dan neurit (akson).

Badan sel, mengandung nucleus dan nucleolus yang dikelilingi oleh sitoplasma.
Dendrit, merupakan serabut saraf pendek yang bercabang-cabang keluar dari badan sel. Berfungsi menerima impuls (rangsangan) yang datang dari neuron lain untuk dibawa menujun badan sel saraf.

Neurit (akson), merupakan serabut saraf panjang dan umumnya impuls dari badan sel saraf ke kelenjar-kelenjar dan serabut-serabut ke otot. Kebanyakan diselubungi selubung myelin yang berfungsi melindungi, memberi nutrisi, dan mempercepat jalannya impuls.

Sumber gambar : Ensiklopedi Tubuh manusia

Bersadarkan fungsinya neuron dibedakan menjadi tiga yaitu :

(1) Sel saraf sensorik, adalah sel saraf yang berfungsi menerima rangsangan dari reseptor yaitu alat indera.
(2) Sel saraf motorik, adalah sel saraf yang berfungsi mengantarkan rangsangan ke efektor yaitu otot dan kelenjar. Rangsangan yang diantarkan berasal atau diterima dari otak dan sumsum tulang belakang.
(3) Sel saraf penghubung, adalah sel saraf yang berfungsi menghubungkan sel saraf satu dengan sel saraf lainnya.
Otak dan Bagianya

1. Cerebrum (Otak Besar)
Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia atau Otak Depan. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual. Kecerdasan intelektual atau IQ Anda juga ditentukan oleh kualitas bagian ini.

2. Otak kecil (cerebellum)
Otak kecil sebagai pusat keseimbangan, koordinasi gerakan otot secara sadar dan posisi tubuh. Kerusakan cerebellum akan menyebabkan gerak otot tidak terkoordinasi.



Otak kecil dibagi tiga daerah yaitu otak depan, otak tengah, dan otak belakang.


a. Otak depan meliputi:



1. Hipotalamus, merupakan pusat pengatur suhu, selera makan, keseimbangan cairan tubuh, haus, tingkah laku, kegiatan reproduksi, meregulasi pituitari.

2. Talamus, merupakan pusat pengatur sensori, menerima semua rangsan yang berasal dari sensorik cerebrum.
3. Kelenjar pituitary, sebagai sekresi hormon.



b. Otak Tengah dengan bagian atas merupakan lobus optikus yang merupakan pusat refleks mata.


c. Otak Belakang, terdiri atas dua bagian yaitu otak kecil dan medulla oblongata. Medula oblongata berfungsi mengatur denyut jantung, tekanan darah, mengatur pernafasan, sekresi ludah, menelan, gerak peristaltic, batuk, dan bersin.

3. Sumsum tulang belakang
Sumsum tulang belakang merupakan lanjutan dari medulla oblongata ke bawah sampai ruas kedua tulang pinggang. Sumsum tulang belakang berfungsi untuk menghubungkan impuls dari dank e otak, memungkinkan jalan terpendek pada gerak refleks.



Bagian-bagian sumsum tulang belakang:



a) Lapisan luar berwarna putih dan mengandung akson.



b) Lapisan dalam berwarna kelabu dan mengandung badan sel saraf.



c) Bagian dalam terdapat bagian yang berbentuk kupu-kupu yang disebut akar dorsal (mengandung sensorik, dendritnya berhubungan dengan reseptor), dan akar ventral (mengandung neuron motorik, aksonnya menuju efektor).



Pada sistem saraf pusat terdapat cairan yang cerebrospinal, terletak pada ventrikel otak dan sentralis berfungsi untuk suplai nutrisi sel-sel otak dan medulla spinalis.



b. Sistem saraf tepi



1).12 pasang serabut otak 12 pasang saraf cranial) yang keluar dari beberapa bagian otak menuju alat indera, kelenjar, dan otot.




2). 31 pasang serabut saraf sumsum tulang belakang (31 pasang saraf spinal) merupakan gabungan dari saraf sensorik dan motorik yang keluar melalui akar ventral. Berdasarkan asalnya, dibedakan menjadi 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan 1 pasang saraf ekor.



c. Sistem saraf tak sadar (otonom)



1. Saraf simpatik



Saraf simpatik berpangkal pada medulla spinalis daerah leher dan pinggang, disebut saraf torakolumbar, berfungsi untuk mengaktifkan organ agar bekerja secara otomatis. Serabut ini menuju ke otot polos, alat peredaran darah, pencernaan makanan, dan pernafasan.



2. Saraf parasimpatik



Saraf para simpatik berpangkal pada kedua oblongata dan daerah sacrum, bekerja berlawanan dengan saraf simpatik.



3.Mekanisme Kerja Saraf



Neuron mampu menerima dan merespon terhadap rangsang. Rangsang dari dendrit ke badan sel saraf oleh akson akan diteruskan ke dendrite akson yang lain. Bila sampai di ujung akson, maka ujung akson akan mengeluarkan neurohumor yang memacu dendrit yang berhubungan dengan akson tadi.



Penghantaran Inpuls



Rangsangan yang diterima oleh neuron sensorik akan dihantarkan melalui sel saraf dan sinapsis.



a. Penghantaran lewat sel saraf



Sel saraf bila dalam keadaan istirahat, muatan listrik di luar sel saraf positif (+), sedangkan muatan listrik di dalam membran (-). Keadaan ini disebut polarisasi.



b. Penghantaran lewat Sinapsis



1). Bila impuls sampai di tombol sinapsis, akan mengakibatkan peningkatan permiabelitas membran prasinapsis terhadap ion Ca.



2). Gelembung sinapsis melebur dengan membran prasinapsis sambil mengeluarkan neurotransmiter ke celah sinapsis.



3). Neurotransmiter membawa impuls ke membran postsinapsis. Setelah itu neurotransmitter dihidrolisis oleh enzim asetil kolinesterase menjadi setil dan asam stanont. Zat ini disimpan dalam gelembung sinapsis untuk dipergunakan lagi.



Gerak Tubuh



a. Gerak Biasa



Yaitu gerak yang disadari, misalnya menulis, berjalan, dan makan. Gerak biasa impulsnya melalui otak.



Jalannya rangsang : reseptor → neuron sensorik → otak → neuron motorik → efektor.

b. Gerak Refleks



Pada gerak refleks, rangsangan tidak diolah di otak. Jalan terpendek yang dilalui gerak ini disebut lengkung refleks.



Jalannya rangsang : reseptor → neuron sensorik → sumsum tulang belakang → neuron motorik → efektor.



Gangguan pada sistem saraf



a. Epilepsi, disebabkan kerusakkan otak pada saat lahir, infeksi, racun, luka pada kepala, atau tumor pada otak.



b. Neuritis, iritasi pada neuron yang disebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, keracunan, maupun karena obat-obatan.



c. Alzheimer, berkurangnya kemampuan dalam mengingat.

Ayo berlatih dan lihat pembasahanya di sini, lihat juga materi yang lainnya!
Photobucket►Soal&PembahasanPhotobucket►Daftar Materi IPA

Yuk Membuat benda Menjadi bermuatan listrik

Membuat benda bermuatan Listrik
Pernah saya jalan- jalan di UNNES untuk mengantar anak didik saya ikut olimpiade ketika di sana saya melihat alat yang digunakan untuk membangkitkan listrik statis atau sering disebut dengan generator vandegraf.

Ketika kita belajar listrik statik maka kita perlu tahu bagiamana mengahsilkan benda bermuatan listrik walau tanpa generator vandegraf. Untuk memahami lebih jauh membuat benda netral menjadi benda bermuatan listrik lakukan kegiatan berikut ini !

Alat dan Bahan:
– Penggaris plastik
– Sisir plastik
– Kain wol
– Serpihan kertas kecil

Cara Kerja:
  1. Dekatkan penggaris plastik di dekat serpihan kertas kecil. Amatilah serpihan kertas.
  2. Gosoklah penggaris plastik dengan kain wol satu arah selama beberapa kali. Dekatkan penggaris plastik pada serpihan kertas kecil. Amatilah serpihan kertas.
  3. Ulangi langkah 1 dan 2 dengan menggunakan sisir plastik.
Pertanyaan:
  1. Perlakuan manakah yang menyebabkan penggaris plasti atau sisir dapat menarik kertas?
  2. Nyatakanlah kesimpulan kalian !
Mengapa hal di atas bisa terjadi mari kita jelaskan seperti di bawah ini .

Penggaris plastik yang semula dalam keadaan netral (tidak bermuatan listrik), sehingga tidak mampu menarik serpihan kertas kecil.
Ketika penggaris plastik digosok kain wol berarti memberikan energi kepada elektron untuk berpindah. Perpindahan elektron terjadi pada kain wol menuju penggaris plastik.
Penggaris plastik akan bermuatan negatif karena mendapat sejumlah elektron dari kain wol. Akibatnya penggaris plastik kelebihan elektron.
Pindahnya elektron pada kain wol mengakibatkan kain wol kekurangan elektron sehingga kain wol bermuatan positif. Penggaris plastik yang telah bermuatan listrik dapat menarik serpihan kertas kecil. Tahukah kamu mengapa serpihan kertas dapat menempel pada penggaris plastik? Untuk mengetahui jawabannya, ikutilah uraian berikut.
Benda bermuatan positif maupun negatif dapat menarik benda netral. Benda yang bermuatan listrik berusaha memengaruhi muatan yang tidak sejenis pada benda netral dan berupaya menarik ke arahnya. Akibatnya pada benda netral tersebut terjadi pemisahan muatan.
Peristiwa pemisahan muatan listrik pada benda netral akibat benda bermuatan listrik didekatkan disebut induksi listrik. Induksi (pengaruh) listrik ini dapat digunakan untuk membuat benda netral menjadi bermuatan listrik. Benda bermuatan negatif jika didekatkan benda netral akan menarik semua muatan positif benda netral ke salah satu ujung, akibatnya ujung yang lain bermuatan negatif. Jika muatan negatif dihubungkan dengan bumi kemudian diputus, benda netral tadi akan berubah menjadi benda bermuatan positif.
Penggaris plastik yang digosok dengan kain wol dapat menarik kertas-kertas kecil. Serpihan kertas kecil dapat ditarik penggaris plastik yang telah bermuatan listrik negatif, karena kertas kecil yang netral itu terinduksi oleh muatan negatif dari mistar plastik.
Elektron pada ujung kertas yang dekat dengan mistar akan ditolak dan pindah ke bagian ujung lainnya. Adapun, muatan positif kertas kecil akan ditarik dan berkumpul mendekati bagian ujung kertas yang dekat dengan penggaris. Akibat perbedaan jenis muatan tersebut, terjadilah tarik-menarik antara kertas dengan penggaris. Karena penggaris memiliki jumlah muatan yang lebih banyak, maka penggaris dapat menarik kertas kecil.
Kejadian yang sama terjadi pada batang kaca dan kain sutra yang mula-mula merupakan dua benda netral. Jika batang kaca digosok dengan kain sutra, elektron-elektron dari kaca akan berpindah menuju kain sutra. Kaca menjadi bermuatan positif, karena kekurangan elektron. Kain sutra yang mendapat tambahan elektron akanbermuatan negatif.
Selain itu kalain dapat menggunakan penggaris plastik dan rambut kalian seperti gambar ercobaan di bawah ini!
Ayo berlatih dan lihat pembasahanya di sini, lihat juga materi yang lainnya!
Photobucket►Soal&PembahasanPhotobucket►Daftar Materi IPA

Tata Surya Kita Yang Begitu Luar Biasa Indahnya

Mengapa saya katakan tata surya kita luar biasa karena ketika memikirkan bagaimana cara terbentuknya , siapa yang menciptkannya, mengapa bisa terjadi ketaraturan yang begitu luar biasa? pertanyaan ini selalu muncul di benak kita ketika kita mengaku sebagai seorang beriman.

Dengan percaya Allahlah yang telah menciptakanyabegitu luarbiasanya, Allahlah yang membuat ketraturan dan kesimbangan alam semesta ini, dan Alalhlah yang maha tahu mengapa tercipta bentuk bagian-bagian tata surya yang begitu indahnya. Subhanallah Maha suci Allah.

Nah marilah untuk mensyukuri Nikmat yang di berikanya kita mencoba mengenal Apa saja yang ada di Tata surya kita.

1. Planet

Planet merupakan objek langit yang mengitari matahari yang memiliki bidang orbit yang eksklusif, bersih dari objek lain di sekitarnya serta memiliki massa yang cukup untuk gaya gravitasi sehingga mampu mempertahankan bentuknya.

Berdasarkan definisi di atas planet hanya ada delapan yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus . Jika dilihat dari sabuk asteroid, planet Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars disebut planet dalam, sedangkan Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus disebut planet luar.


Kebanyakan planet-planet berputar pada sumbunya searah dengan arah putaran Bumi, hanya Venus yang mempunyai arah perputaran yang berlawanan. Di mana arah peredaran planet-planet berlawanan arah jarum jam.

Merkurius kemudian Venus. Temperatur kedua planet pada siang hari sangat tinggi. Karena itu planet Merkurius hampir tidak mempunyai atmosfer. Sebaliknya Venus terselubung atmosfer yang tebal sehingga merintangi pandangan kita ke permukaannya. Karena terselubung awan putih yang tebal maka planet Venus sering disebut bintang pagi atau bintang senja. Atmosfer di Venus kebanyakan terdiri atas gas karbondioksida. Suhu di Venus pada siang hari mencapai 500° C.

Sampai sekarang planet yang terus diteliti dan diperkirakan mungkin terdapat kehidupan adalah planet Mars. Di antaranya pada tahun 1976. Ekspedisi luar angkasa "Viking" didaratkan di
Mars untuk meneliti keadaan di planet Mars. Di seberang Mars terdapat planet berukuran besar/raksasa, yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Planet yang terbesar adalah planet Jupiter dengan ukuran atau volumenya 2300 kali volume Bumi. Sedangkan planet

Saturnus adalah planet terbesar kedua dengan jari-jari 60.000 kilometer. Angkasanya hanya mengandung gas hidrogen dengan sabuk-sabuk awan yang memantulkan sinar matahari dengan baik. Terlihat seperti cincin yang melingkari planet. Uranus dan Neptunus disebut planet kembar. Garis tengahnya kira-kira empat kali garis tengahBumi.

Planet-planet juga mempunyai satelit yang mengedarinya. Arah peredaran satelit sama dengan arah peredaran planetnya. Bidang edarnya hampir berimpitan dengan bidang edar planet.

2. Komet

Komet merupakan rangkaian cahaya yang bergerak dari satu konstelasi ke konstelasi lain di antara bintang-bintang. Rangkaian cahaya komet memperlihatkan seperti untaian rambut panjang, oleh karena itu komet sering disebut bintang berekor. Ketika mendekati matahari, ekorkomet selalu berada di depan, menjauhi matahari. Hal ini disebabkan karena adanya tekanan sorot pada cahaya matahari yang mendorong partikel-partikel terkecil selalu ke arah yang berlawanan dengan matahari.


Pada tahun 1705 ahli atmosfer Edmund Halley menerapkan hukum gravitasi pada pengamatan pengamatan mengenai sejumlah komet. Ia mengetahui bahwa komet beredar menjelajahi wilayah sesuai hukum gravitasi. Sebagai contoh komet Halley yang muncul setiap
76 tahun sekali.

3. Asteroid

Asteroid adalah benda-benda langit kecil yang mengelilingi matahari. Lintasan pergerakan asteroid dalam mengelilingi matahari berbentuk lingkaran, tetapi kadang juga beberapa asteroid mempunyai lintasan pergerakan yang lonjong. Letak lintasan/orbit asteroid dekat dengan ekliptika. Pada dasarnya asteroid tidak mempunyai angkasa. Asteroid terbesar adalah Ceres dengan diameter 750 kilometer.


Asteroid bergerak mengelilingi matahari mempunyai kala revolusi rata-rata 4 sampai 6 bulan. Ada sebuah asteroid yang berorbit lonjong dan pernah mendekat ke laut bumi, yaitu asteroid Icarus. Sebagian besar asteroid terkumpul atau berkerumun di orbit Mars dan Jupiter. Sekumpulan asteroid ini disebut sabuk asteroid.

4. Meteor ,Meteorid dan Meteoroid

Komet yang terpecah-pecah membentuk meteor, pecahannya bisa mencapai jutaan. Kelompok meteor dari pecahan komet ini beredar mengikuti orbit yang tetap di angkasa. Pada umumnya meteor berukuran sangat kecil. Massa partikel-partikel meteor kurang dari 1 gram. Tetapi ada juga meteor dengan berat beberapa ton.

Sebelum mencapai permukaan bumi meteor bergesekan dengan angkasa bumi atau atmosfer sehingga menghasilkan panas yang akan membakar habis benda itu. Peristiwa itu yang sering kita kenal bintang beralih, bintang jatuh atau meteor.

Pada umumnya meteor hancur karena suhu panas pada saat mencapai atmosfer bumi. Meskipun jarang terjadi tetapi ada pula meteor yang mencapai permukaan bumi. Jika ada meteor yang mencapai permukaan bumi pastilah ukurannya besar. Meteor yang mencapai permukaan bumi itulah yang dinamakan meteorit. Contohnya seperti kawah Arizona yang diakibatkan jatuhnya meteor, tepatnya di Winslow, Arizona dan Kawah Deep Bay di Saskatchewan, Kanada yang berdiameter ± 12 km.

Dengan mengetahui apa yang telah diciptkannya, mempelajarinya maka seharusnya kita bertambah keimananya, bertambah bersyukurnya . Dengan selalu menggali ilmu-ilmunya. Bukan sebaliknya dengan melihat begitu besarnya alam ini kita malah semakin jauh darinya. Dan tidak percaya kepada keaagunganya.

Ayo berlatih dan lihat pembasahanya di sini, lihat juga materi yang lainnya!
Photobucket►Soal&PembahasanPhotobucket►Daftar Materi IPA

Sistem Indera Manusia Yang Wajib kita Mengenalnya

Allah menciptakan panca indera yang begitu sempurna, ada mata, telinga, kulit, hidung dan lidah yang sangat tidak terikira manfaatnya. tentunya dengan belajar mengnal bagiannya adalah salah satu wujud untuk bersyukur dengan panca indera kita. Mari kita pelajari 1 persatu panca indera kita.






1. Indra Penglihatan


Mata dan Baginnya

Indra penglihatan manusia adalah mata. mata yang begitu indah inii memilki alat tambahan mata yang dapat dijelasakan sebagai berikut ini :

a. Alat Tambahan Mata

1). Alis berfungsi melindungi mata dari keringat atau air yang mengalir di dahi.
2). Kelopak mata, terdiri dari beberapa lapisan.
3). Bulu mata berfungsi mengurangi intensitas cahaya yanh berlebihan.
4). Kelenjar air mata dan saluran air mata.

b. Otot bola Mata

Pada setiap mata terdapat otot lurik yang berfungsi menggerakkan bola mata ke samping, atas, dan bawah.

c. Bola Mata

1). Lapisan luar terdiri dari sclera yang berwarna putih dan tidak tembus cahaya, serta kornea yang tembus cahaya dan berfungsi membantu memfokuskan bayangan pada retina.

2). Lapisan tengah (koroid) terdapat iris (selaput pelangi) yang menentukan warna mata. Di tengahnya terdapat lubang (pupil), berfungsi jumlah cahaya yang masuk ke mata.
3). Lapisan dalam terdapat sel batang dan sel kerucut
Sel batang (basilus) mengandung pigmen rodopsin, yaitu senyawa antara vitamin A dan protein. Ketika terang rodopsin terurai dan ketika gelap rodopsin terbentuk kembali. Sel kerucut banyak mengandung iodopsin, yaitu senyawa retinin dan opsin; peka terhadap warna biru, hijau, dan merah. Bagian retina yang paling peka cahaya adalah bintik kuning. Daerah ini banyak mengandung saraf penerima rangsang cahaya. Daerah tempat masuk dan membeloknya sarf penglihatan, tidak mengandung ujung saraf penglihatan, disebut bintik buta.

d. Lensa Mata

Terletak di belakang selaput pelangi, berbentuk bi konveks. Agar benda yang diamati tampak jelas, maka bayangan benda harus jatuh pada bintik kuning. Untuk itu lensa mata memiliki kemampuan untuk memipih dan mencembung, disebut daya akomodasi.

Bagaimana mata bisa melihat suatu benda?

Cahaya ditangkap mata → retina (bintik kuning) → kornea → aqueous humor → pupil → lensa → vitreous humor → fotoreseptor di retina → serabut saraf optic → pusat penglihatan di otak → sensasi penglihatan.

2. Indra Pendengaran (telinga)

a. Struktur Telinga
Telinga dan Baginnya

Telinga terdiri dari tiga bagian, yaitu sebagai berikut:

1). Telinga luar: daun telinga, liang telinga yang membantu mengkonsentrs=asikan gelombang suara.
2). Telinga Tengah:
a. Membran Timfani (selaput gendang), menerima gelombang bunyi.
b. Tulang-tulang pendengaran: tl. Martil (os maleus), tl. Landasan (os inkus) dan tl. Sanggurdi (os stapes), meneruskan vibrasi ke jendela oval.
c. saluran eustachius, menyeimbangkan tekanan udara antara telinga tengah dengan lingkungan.

3). Telinga dalam

a. Jendela oval, penghubung telinga tengah dan telinga dalam.
b. Jendela melingkar, sebagai reseptor suara
c. Koklea (rumah siput), reseptor untuk gerakan kepala.
d. Saluran semisirkuler dan utrikulus, reseptor gravitasi
e. Membran basiler, meneruskan vibrasi
f. Organ Korti, tempat terdapatnya reseptor suara berbentuk rambut.
g. Membran tektorial, meneruskan vibrasi ke organ korti.

b. Mekanisme Pendengaran

Getaran suara → daun telinga → saluran pendengaran → membrane timfani → tulang martil → tl. Landasan → tl. Sanggurdi → jendela oval → cairan koklea → ujung saraf auditori → otak (lobus temporalis) → persepsi suara.

c. Alat Keseimbangan
Telinga berfungsi sebagai alat keseimbangan, yaitu alat deteksi posisi tubuhyang berhubungan dengan gravitasi dan gerak tubuh.

3. Indra peraba dan perasa (kulit)

Kulit dan Bagiannya

Kulit merupakan indra peraba dan perasa karena memiliki reseptor-reseptor sebagai berikut.

Korpuskula Paccini, ujung saraf perasa tekanan kuat
Ujung saraf sekeliling rambut, ujung saraf peraba.
Korpuskula Ruffini, ujung saraf perasa panas
Ujung saraf Krause, ujung saraf perasa dingin
Korpuskula Meisneir, ujung saraf peraba.
Lempeng Merkel, ujung saraf perasa sentuhan dan tekanan ringan.
Ujung saraf tanpa selaput (telanjang), merupakan perasa sakit.

4. Indra Pengecap (lidah)
Lidah dan Bagiannya

Lidah merupakan indra pengecap yang disebut kemoreseptor. Indra ini berupa kuncup/tunas pengecap yang mampu mengecap empat cita rasa yaitu manis (ujung lidah), asin (samping depan lidah), asam (samping belakang lidah), dan pahit (pangkal lidah). Bila zat masuk ke mulut, akan terlarut dan mengenai tunas pengecap, impuls akan diteruskan ke saraf dan diteruskan menuju otak, oleh otak diolah, dan timbul kesan rasa.

5. Indra Pembau (hidung)

Reseptor pembau terdapat dalam lapisan muka rongga hidung, berupa sel-sel olfaktori, yang berbentuk memanjang dengan ujung yang bersilia. Impuls sensoris akan ditransmisikan oleh serabut saraf cranial (saraf olfaktori) ke pusat pembau di otak.

Begitu Banyak Hormon pada Manusia Ayo Kita Kenali Fungsinya!


Dalam tubuh kita terdapat banyak hormon yang sangat bermanfaat bagi kita. mari kita belajar jenis-jenis hormon dan fungsingnya sehingga kita dapat menggunakan pengetahuan ini untuk menjaga tubuh kita.

Sistem hormon pada munusia antara lain di uraikan sebagai berikut ini :

1. Kelenjar Hipofisis
Kelenjar ini mampu mensekresikan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan dalam tubuh. Terdiri dari :

a. Hipofisis lobus anterior, menghasilkan hormone:
1). Somatotropin, mempengruhi pertumbuhan.
2). Lactogenic Hormone, mempengaruhi kerja kelenjar susu.
3). Thyroid Stimulating Hormone (TSH), berfungsi sekresi kelenjar tiroid.
4). Adrenocorticotropic Hormon (ACTH), berfungsi mempengaruhi kerja kelenjar anak ginjal.
5). Gonadotropin, mempengaruhi kerja gonad (organ kelamin).

a. Follicle stimulating hormone, merangsang perkembangan folicke

b. LuteinizingHormon, bersama dengan esterogen menstimulasi ovulasi dan pembentukkan progesterone oleh korpus luteum, pada pria menstimulasi testis menghasilkan sperma.

b. Hipofisis pars intermedia
Menghasilkan hormone Melanocyt Stimulating Hormon (MSH), mengatur perubahan warna kulit.

c. Hipofisis lobus posterior, menghasilkan hormone berikut:
Oksitosin, membantu proses kelahira.
Vasopresin atau ADH, mempengaruhi menurunkan volume urine dan meningkatkan tekanan darah
Pretesin, mempengaruhi tekanan darah

2. Kelenjar Tiroid

Mensekresikan hormone tiroksin yang berfungsi mempengaruhi metabolisme sel, pertumbuhan, perkembangan, dan diferensiasi jaringan tubuh.

Kelebihan tiroksin menyebabkan morbus basedowi, yaitu peningkatan metabolisme seperti peningkatan denyut jantung, gugup, emosional, pelupuk mata terbuka lebar, mata terbelalak. Pada anak-anak, jika kelebihan akan menyebabkan gigantisme, dan bila kekurangan menyebabkan kretinisme (kekerdilan), sedangkan pada dewasa menyebabkan miksedema, dengan gejala laju metabolisme rendah, berat badan berlebihan dan rambut rontok.

3. Kelenjar Paratiroid

Mensekresikan parathormon yang berfungsi mempertahankan kadar Ca dan P dalam darah. Hipersekresi menyebabkan batu ginjal dan gejala kekejangan otot. Hiposekresi menyebabkan kelainan tulang seperti rapuh, bentuk abnormal, dan mudah patah.

4. Kelenjar Suprarenalis (Adrenal)
Bagian korteks mensekresikan hormone kortison/kortikoid. Kekurangan akan menyebabkan Addison, dengan tanda-tanda kulit memerah, berat badan turun, badan lemah, dan tekanan darah rendah.

Bagian Medula mensekresikan hormone Adrenalin/epinefrin, yang berfungsi memacu jantung, melapangkan pernafasan, mengendorkan otot bronkioli, memacu glikogenolisis sehingga kadar gula dalm darah meningkat.

5. Kelenjar Pankreas

Merupakan sekelompok sel yang dikenal dengan pulau Langerhands yang mensekresikan hormone insulin dan glukagon yang bekerja berlawanan untuk mengatur kadar gula dalam darah. Bila kadar gula tinggi, pancreas mensekresikan hormone insulin untuk mengubah glukosa menjadi glukagon. Sebaliknya, bila kadar glukosa menurun, maka hormone glukagon akan mengubah glikogen menjadi glukosa. Kekurangan insulin menyebabkan diabetes militus.

6. Kelenjar Timus

Terletak di daerah dada, berfungsi pada masa pertumbuhan, yaitu mensekresikan hormone somatotrof.

7. Kelenjar kelamin

Pada laki-laki adalah testis, mensekresikan hormon androgen/testosteron dan spermatozoa. Testosteron mempengaruhi spermatogenesis serta untuk pertumbuhan sekunder., pada laki-laki misalnya suara menjadi besar, dada bertambah bidang, tumbuhnya rambut pada daerah tertentu (kumis, jenggot, jambang).


Pada perempuan, ovarium menghasilkan ovum dan mensekresikan hormone esterogen dan progesterone. Esterogen disekresikan oleh folikel De Graaf yang berfungsi mempengaruhi sifat kelamin sekunder perempuan seperti membesarnya payudara, pinggul, serta mulai menstruasi. Progesteron disekresikan oleh korpus luteum yang berfungsi mengatur pertumbuhan plasenta, menghambat sekresi FSH, bersam laktogen memperlancar ASI, dan mengatur endometrium.

8. Kelenjar Pencernaan

Lambuang mensekresikan hormone gastrin, yang berfungsi untuk merangsang sekresi hormone gastrin. Kelenjar usus memproduksi memproduksi hormone sekretin yang berfungsi merangsang sekresi getah pancreas dan kolesistokinin yang merangsang vesika felea untuk mensekresikan getah empedu ke dalam usus.

Popular Posts

 
Support : Beranda |
| Copyright © 2009. GURU IPA PATI - All Rights Reserved
Template Modify Mr.Widi | mastemplate
Proudly powered by Blogger Team